Category: PUISI


“A_M_E”

Ku terdiam

Menatap rintikan air hujan

Yang turun di sore itu

Dan ku bertanya …

Wahai hujan

mengapa engkau mengeluarkan airMu Disore itu???

Berhentilah hujan …

Apakah Kau ingin menemaniku???

Saat Q menangis???

Biarlah Q sajja yang bersedih

Biarlah Q sajja yang menderita

AirMu terlalu berharga untuk menemaniku

Aku tak pantas untuk Kau tangisi

“KERINDUAN”

Apakah salah bila diri ini merindukan kasih sayang ???

Apakah salah bila diri ini  merindukan yang nama’y kebahagiaan ???

Apakah salah bila diri ini merindukan kehangatan cinta ???

Ku merindukan s’mua itu …

Pagi bagiku seperti malam

Malam bagiku seperti pagi

Di kala senja hadir

Di kala itu pun semua’y hanyut

Bagaikhan kertas yang hanyut di dalam air

Tuhan …

Pahit Getir kehidupan

Ku hadapi dengan senyuman

Senyuman Kepedihan

Derai air mata s’lalu mewarnai hari~hariku

Canda & Tawaku terhempas angin kesedihan

Orang ~ orang menghilang entah kemana mereka pergi

Ku berpijak di bumi ini

Dengan arah hidup yang tak pasti

“IBU”

Belaian tanganmu begitu hangat

Senyumanmu begitu sejuk

Nasihatmu selalu kunanti

Dan kini tak ada lagi tangisan

Yang membangunkan Ibu saat malam tiba

Kini dua bidadari Ibu sudah tumbuh menjadi remaja

Yang akan selalu membahagiakanmu…

Tak cukup beberapa kata untuk mendeskripsikan Ibu

Ibu adalah orang yang penting bagiku di dunia ini

Ibu seperti malaikat yang tak kenal lelah selalu membimbingku

Ibu seperti sahabatku

Ibu seperti melodi yang memberikan sejuta keindahan

Dalam hari – hariku yang penuh dengan kesendirian

Dan kehampaan ini

Mungkin kalau tidak ada Ibu

Diriku ini takkan ada di dunia ini

Ibu Terimakasih sekali

Ibu Telah membuatku ada di dunia ini

Dan Ibu telah bertaruh nyawa demi melahirkanku

Sampai ada di dunia ini sampai saat ini

Tanpa dirimu aku takkan bisa berdiri dengan tegak sampai

saat ini …

Blog pada WordPress.com. | Tema: Motion oleh volcanic.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.